"Oke! Kalo itu yang lo mau! Gu engga mau ngomong lagi sama lo! Tapi yang lo harus inget, gue akan tetep sayang sama lo, sampai kapanpun itu" ucapku yang di iringi air mata.
"Maaf, bukan itu maksud gue..."
Aku tidak mau mendengarnya lagi, aku berlari secepat yang aku bisa.
Aku salah.
Aku bodoh.
Aku tidak tahu diri.
Aku benci diriku sendiri.
Tampilkan postingan dengan label My Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Cerpen. Tampilkan semua postingan
Selasa, 25 November 2014
Selasa, 04 November 2014
Berawal dari Kebencian
Hari
yang indah dengan matahari bersinar terang hampir di atas kepala. Akhir-akhir
ini matahari jarang keluar dari persembunyiannya karena hujan selalu turun,
padahal sekarang sudah memasuki musim kemarau. Sayangnya, aku tidak bisa
menikmati indahnya dunia saat ini, karena aku harus berkutat dengan buku-buku
tebal di perpustakaan. Langkah kakiku menyusuri koridor, ditambah dengan sapaan
taman-temanku sepanjang koridor. Aku hanya membalasnya dengan seutas senyuman.
Langganan:
Postingan (Atom)